Cara Mudah Menghitung Usia Kehamilan

Cara Mudah Menghitung Usia Kehamilan Cara Mudah Menghitung Usia Kehamilan – Usia kehamilan bisa anda identifikasi dengan mudah menggunakan beberapa cara. Ada beberapa cara yang sebenarnya bisa kita terapkan dalam menentukan periode kehamilan anda. Selain menggunakan bantuan dokter anda pun bisa menghitungnya secara manual melalui perhitungan awal dan akhir haid anda. Sistemnya bisa dengan cara kalender, kalkulator khusus atau mengecek pergerakan janin hingga menggunakan metode pengecekan fundus bisa anda lakukan dengan mudah untuk menghitung usia kehamilan anda.

Apakah menghitung usia kehamilan itu perlu untuk dilakukan?. Tentu saja mengetahui usia kehamilan sangat perlu. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan dan kesehatan kehamilan anda. Menghitung usia kehamilan memang bisa dengan dilakukan bantuan dokter namun umumnya beberapa pasangan merasa lebih senang menghitung kehamilannya secara mandiri. Cara menghitungnya pun sangat praktis. Walaupun anda tetap disarankan untuk memeriksa kehamilan anda kepada dokter namun beberapa cara untuk menghitung usia kehamilan yang akan kami sampaikan bisa anda coba terlebih dahulu. Simak penjelasan berikut.

Berbagai Cara Menghitung Usia Kehamilan

1. Kalkulator kehamilan

Cara Mudah Menghitung Usia Kehamilan Cara menghitung usia kehamilan yang pertama bisa dengan cara kalkulator kehamilan. Jika dengan kalender anda masih sulit mengidentifikasi usia kehamilan maka kalkulator kehamilan adalah alternatif yang tepat. anda tinggal memasukan tanggal, bulan dan hari pertama dan hari terakhir haid anda. Selain itu lama siklus haid rata-rata anda juga dimasukan didalamnya. Secara otomatis kalkulator kehamilan akan menghitung usia kehamilan anda secara akurat.

2. Metode fundus urteri

Cara menghitung usia kehamilan yang satu ini merupakan cara manual yang bisa anda coba. Usia kehamilan dalam minggu bisa diukur dengan menghitung tinggi fundus uteri. Pada prinsipnya fundus uteri pada wanita hamil akan meninggi selama berkembangnya janin. Anda tinggal meraba puncak rahim yang terasa menonjol di bagian perut. Jika jarak tulang kemaluan dengan puncak fundus sekitar 16 cm artinya usia kehamilan anda sudah masuk ke periode 16 minggu. Metode ini juga kerap digunakan dokter untuk mengidentifikasi usia kehamilan serta perkembangan janin.

3. Deteksi gerakan janin

Cara selanjutnya menghitung usia kehamilan dengan mendeteksi pergerakan janin. Cara deteksi ini sangat mudah namun tidak bisa 100% akurat. Jika janin sudah mulai menampakan pergerakan secara signifikan maka bisa jadi usia kehamilan masuk ke minggu ke 18, 19 hingga 20. Namun cara tersebut berlaku untuk kehamilan pertama. Untuk yang sudah pernah hamil biasanya gerakan janin bisa dirasakan ketika masuk ke fase 16 hingga 18 minggu.

4. Hitungan kalender

Cara menghitung usia kehamilan ini cukup rumit karena menggunakan rumus tersendiri. Untuk menghitung dengan cara ini anda harus mengetahui tanggal hari pertama dan terakhir haid atau HPHT. Cara menghitungnya dengan rumus HPHT ditambah 7 dan bulan pada haid dikurangi 3 serta tahunnya ditambah 1. Misalnya tanggal HPHT anda 21 dan terjadi pada bulan 11 serta tahun 2017. Berarti perhitungannya (21+7) dan (11-3) dan (2017+1) maka bayi diprediksi lahi pada tanggal 28 bulan 8 tahun 2018. Dengan cara tersebut anda pun bisa tahu usia kehamilan sudah masuk kedalam periode yang mana.

Nah, itu dia beberapa cara mudah menghitung usia kehamilan. Selamat mencoba dan semoga membantu anda.

Baca artikel kami yang lain: Penyebab kaki bengkak saat hamil.

Please follow and like us:
0